Selasa, 24 Mei 2016

Menjadi Perokok Pemula Untuk Menangkal Bahaya Perokok Pasif Bagi Kesehatan Akibat Asap Rokok

brobro..
Buat kalian yang begaulnya kebanyakan dengan para pemuda dan bapak-bapak, tentunya ga asing lagi dengan yang namnaya "ROKOK". Rokok yang konon katanya adalah bahan yang pererat tali persaudahaan sesama lelaki ini, tentu jumlah penikmatnya semakin hari semakin bertambah. Tak hanya mengeratkan tali persaudaraan sesama perokok. Lelaki yang merokok kebanyakan terllihat lebih "kokoh" dibandingkan lelaki yang ga perokok. *yagasih??? atau asumsi laki doang ini??

Rokok yang sejatinya berasal dari daun tembakau kering yang dirajang dengan parutan halus, ditambah dengan berbagai campuran bahan alami lainnya, seperti cengkeh, daun mint, sejatinya paling banyak diminati oleh kaum lelaki muda. Namun tak dipungkiri, kini penikmat rokok mulai merambah kepihak wanita.


Buat kalian yang bukan perokok, pastinya males banget kan, kalo lagi ngobrol dengan temen tapi ternyata dia ngobrol sambil ngerokok. Biasanya kita suka batuk-batuk tuh, akibat tubuh yang belum terbiasa menerima racun dari asap rokok yang dikeluarkan perokok tersebut. Jenis manusia atau seseorang  yang suka menghisap asap rokok, tapi sejatinya mereka adalah BUKAN perokok, mereka sering disebut juga "perokok pasif" yangmana, mereka tak ikut kecanduan dari nikotin yang dinikmati dari perokok, tapi mereka menikmati racun dari asap sang perokok. *apessssbgtkan??

Menurut Dinas Kesehatan Pamekasan, bahaya perokok pasif lebih berbahaya akibat tidak adanya filter yang menyaring asap rokok yang masuk ketubuh melalui hirupan udara ini, dan Perokok aktif tetap menikmati asap rokok yang dihirupnya, namun melalui filter yang berada pada pangkal rokok.

BEBERAPA BAHAYA YANG TIMBUL DARI PEROKOK PASIF DIANTARANYA :

  • Resiko kanker paru-paru
  • Resiko penyakit asma
  • Resiko infeksi telinga
Perokok pasif pada ibu hamil berdampak pada janin dapat mengakibatkan :
  • Berat badan bayi baru lahir rendah
  • Kelahiran bayi premature
  • Memperparah asma dan alergi pada bayi
  • Syndrom kematian bayi mendadak
Perokok pasif pada anak-anak dapat mengakibatkan :
  • Asma
  • Infeksi paru-paru
  • Peningkatan resiko berkembangnya tuberkolosis jika terpapar carrier
  • Alergi
  • Kesulitan belajar dan sulit konsentrasi
  • Terhambatnya perkembangan otak dan efek perilaku karena terganggunya sistem syaraf.
  • Peningkatan kerusakan gigi
  • Memperbesar peluang penyakit bronchitis
  • Memperbesar resiko kematian dan kerusakan organ tubuh
Hanya 30 menit terpapar perokok pasif dapat mempengaruhi bagaimana pembuluh darah mengatur aliran darah, untuk tingkat yang sama dengan yang terlihat pada orang yang merokok. Eksposur jangka panjang untuk perokok pasif dapat menyebabkan perkembangan aterosklerosis (penyempitan pembuluh darah).
Namun, apa yang bisa dilakukan bagi perokok pasif yang tidak mungkin menghindari dari lingkungan sekitar yang secara garis besar adalah perokok??
  • mau ga ikut ngumpul waktu kongkow??? *dikira ga gaul
  • mau  ikutan kongkow waktu break??*ntar jadi penyakitan gegara kebanyakan isep asep rokok.
Nahloh! bingungkan????
Nih mimin kasih saran ya (ini cuma sebatas asumsi mimin secara logika loh! jadi salah, nggaknya terserah kalian yang menilai tapi jangan dikucilin ya miminnya, ntar miminya cedihhhh....*hikhik

  • Buat kalian yang sudah dewasa, dan mendapati situasi seperti diatas, cobalah merokok sebatang dua batang dalam seminggu.
Apa alasannya?? Darimana landasar teorinya?? Ilmu yang dipakai darimana?? otaknya dimana?? lulusan mana? mana istrinya?? belum pernah dipukulin ya? berani debat sama para ahlinya????

brobro.....Jangan Esmosi dulu ya, nih mimin kasih landasan teori *ala mimin
Prinsip kerja sistem imun tubuh pastinya adalah dengan melakukan penangkal dari berbagai jenis virus dan racun yang masuk ke tubuh, TAPI dalam dosis yang kecil ya!.
Sama seperti halnya imunisasi, yangmana dimasukkan virus kedalam tubuh kita, yang tujuannya melatih sistem imun mengenali jenis virus tersebut, yang nantinya untuk dimatikan oleh sistem imun, jadi ketika suatu saat nanti virus jenis itu masuk kedalam tubuh, sistem imun sudah memiliki pengalaman untuk menangkal dan membunuh virus tersebut.

Jadi, anak kecil boleh dong kalo begitu?? Wah, cari gara-gara nih mimin kumpul-bacaan! mau digigit kupingnya?? terus dikencingin..mau??mau??mau??? jangan songong deh! bocah ingusan pake ngomongin orang! dasar soto! *lahkok??

Tenang..tenang...
Yah bedanya kalo imunisasi kan virus nih, jadi harus dari kecil dimasukin ketubuhnya. Kalo asep rokok kan racun, senyawaan beracun yang bentuknya gas! Jadi harus dibedakan ya, anak kecil ga mungkin mampu menangkal racun pada asap rokok yang berbeda-beda dosisnya ini. Dan tentunya, hal ini menurut mimin hanya bisa dilakukan untuk orang dewasa yang benar-benar terus secara berkepanjangan berhubungan dengan perokok dan tak mungkin dihindarkan. Misalnya, buat para om-om yang kerjanya dilapangan, ataupun tempat kerjanya cowok semua dan ngerokok semua, kecil sumpek dan sesek lagi ruangan kerjanya. Kan repot kalo udah begitu, kalo tubuh mencoba menetralkan racun dari asap rokok yang terus menerus terhirup disetiap detiknya. Dan menurut mimin itu lebih berbahaya dibanding pilihan lain kita untuk mencoba sesekali merokok, yang tujuannya hanya untuk sekedar mengenalkan racun senyawaan rokok dengan kelas lebih rendah dan masuk kedalam tubuh melalui filter dahulu, sehingga mungkin tubuh akan menolelir lebih baik untuk racun dari asap rokok yang masuk dalam dosis rendah tentunya.

Ya ga sih????
Correction Me If I', Wrong Guys!

Komentar yang baik atau diam!
EmoticonEmoticon