Rabu, 30 Maret 2016

Jenis triplek plywood, multiplek, MDF, dan melamin untuk bangunan dan furnitur paling awet & kuat

Diambil dari kokohrumahku.blogspot.co.id
Kayu lapis atau sering disebut tripleks adalah sejenis papan pabrikan yang terdiri dari lapisan kayu (veneer kayu) yang direkatkan bersama-sama. Triplek 
 dibuat dari bahan kayu solid yang diproses menjadi beberapa lembaran tipis atau lapisan kayu yang arah seratnya disusun saling melintang antara lembaran bawah dengan lembaran bagian atasnya secara bersamaan dengan perekat khusus di bawah tekanan besar sehingga didapatkan ketebalan tertentuKayu lapis merupakan salah satu produk kayu yang paling sering digunakan. Kayu lapis bersifat fleksibel, murah, dapat dibentuk, dapat didaur ulang, dan tidak memiliki teknik pembuatan yang rumit. Kayu lapis biasanya digunakan untuk menggunakan kayu solid karena lebih tahan retak, susut, atau bengkok, namun bahan ini sangat tahan terhadap resiko pecah/retak, melengkung atau melintir yang tergantung pula pada ketebalannya.

Lapisan kayu lapis (yang biasa disebut veneer) direkatkan bersama dengan sudut urat (grain) yang disesuaikan untuk menciptakan hasil yang lebih kuat. Biasanya lapisan ini ditumpuk dalam jumlah ganjil untuk mencegah terjadinya pembelokan (warping) dan menciptakan konstruksi yang seimbang. Lapisan dalam jumlah genap akan menghasilkan papan yang tidak stabil dan mudah terdistorsi. Saat ini kayu lapis tersedia dalam berbagai ketebalan, mulai dari 0,8 mm hingga 25 mm dengan tingkat kualitas yang berbeda-beda.
Triplek diproduksi karena kebutuhan akan papan lebar sangat besar dan apabila menggunakan kayu biasa susah didapatkan dan sangat beresiko tinggi terhadap efek penyusutan kayu misalnya melengkung, melintir dan pecah atau retak.Ukuran triplek pada umumnya panjang 244cm,lebar 122cm dan ketebalannya bermacam-macam ukuran. Simak cara pembuatan triplek skala pabrikan dibawah. dan untuk pabrik triplek sendiri di Indonesia berada di kota Bandarlampung, kelurahan panjang tepatnya.

BERBAGAI JENIS UKURAN TRIPLEK

Ukuran standar tripleks buatan Indonesia adalah 2440 mm x 1120 mm atau 96 inch x 48 inch (8 feet x 4 feeet). Sedangkan ketebalan triplek standar bervariasi mulai dari 3 mm sampai 32 mm. Triplek ukuran standar seringkali dibedakan hanya dari ketebalannya. Berikut beberapa ukuran triplek buatan Indonesia.

  •  Triplek 3 mm, berukuran 2440 mm x 122 mm x 3 mm (96 inch x 48 inch x 1/8 inch)
  • Triplek 6 mm, berukuran 2440 mm x 122 mm x 6 mm (96 inch x 48 inch x 1/4  inch)
  • Triplek 9 mm, berukuran 2440 mm x 122 mm x 9 mm (96 inch x 48 inch x 3/8 inch)
  • Triplek 12 mm, berukuran 2440 mm x 122 mm x 12 mm (96 inch x 48 inch x 1/2  inch)
  • Triplek 15 mm, berukuran 2440 mm x 122 mm x 15 mm (96 inch x 48 inch x 5/8  inch)
  • Triplek 18 mm, berukuran 2440 mm x 122 mm x 18 mm (96 inch x 48 inch x 3/4 inch)
  • Triplek 25 mm, berukuran 2440 mm x 122 mm x 25 mm (96 inch x 48 inch x 1  inch)
  • Triplek 32 mm, berukuran 2440 mm x 122 mm x 32 mm (96 inch x 48 inch x 1-1/4  inch)

Perlu diketahui bahwa, sekarang telah banyak diproduksi tripleks dengan ukuran yang sangat bervariasi untuk berbagai keperluan khusus misalnya untuk plafond, rak, partisi, atau komponen “home improvement” lainnya. Beberapa produk triplek impor yang ada di pasaran memiliki ukuran yang sedikit berbeda dengan ukuran standar di atas. 
Sampai saat ini hanya ada 6 jenis triplek yang dihasilkan oleh produsen di Indonesia. Jenis-jenis triplek yang tersedia dipasaran adalah sbb:
  1. Partikel board
  2. Multiplek
  3. Teablock
  4. Blockboard
  5. Melaminto
  6. MDF (Medium Density Fiberboard)

Dalam kesetiap jenis turunan triplek ini, tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

1. PARTIKEL BOARD

Partikel board adalah jenis kayu olahan yang terendah kelasnya. Partikel board sangat rentan air, karena berbahan dasar serbuk kayu kasar yang dipress sehingga memiliki pori-pori yg lebih besar, Partikel ini sangat riskan terkena air karena jika terkena air dan meresap bahan akan cepat mengembang dan rusak serta tak kuat menahan beban.  Untuk penggunaan bahan furniture dalam interior berdasarkan custom made ( desain khusus) partikel board jarang dipakai. keunggulan bahan ini adalah harganya yang murah selalu menjadi pilihan untuk mendapatkan keuntungan yang lebih baik ketimbang bahan lainnya, bahan ini biasanya dipergunakan dengan lapisan stiker untuk menutupi kualitasnya yang kurang baik


2. MULTIPLEK
Multiplek  merupakan kayu olahan yang relatif lebih kuat dibanding jenis kayu olahan lainnya.
Bahan dasar plywood adalah kulit kayu yang berlapis-lapis dan dipress. Tekstur lapisan kayunya lebih rapat, sehingga memiliki kekuatan yang lebih baik dan daya tahan terhadap air lebih kuat . Dengan penangangan yang baik, multiplek bisa bertahan hingga sepuluh tahun. Sebagai material sruktur untuk furnitur, multipleks cukup kokoh. Namun dipasaran harga setiap lembar multipleks lebih mahal dibandingkan material struktur lainnya sehingga harga keseluruhan furnitur pesanan dapat menjadi lebih mahal.  Multiplek  berdasarkan kayunya terbagi dalam 2 jenis yaitu :
  • Soft Wood
    adalah kayu lapis yang berbahan dasar kayu lunak, biasanya terbuat dari kayu Albasia Falcata atau di daerah Jawa Barat disebut kayu Jingjing sedang di Jawa Tengah disebut kayu Sengon di beberapa daerah disebut dengan kayu Angsana. Karena bobotnya yang ringan plywood jenis ini banyak dipergunakan untuk pembuatan furniture dalam ruangan, kotak packing dan lain lain.
  • Hard Wood
    adalah kayu lapis yang berbahan dasar kayu keras, biasanya terbuat dari kayu meranti atau ada juga yang terbuat dari kayu dari pohon buah buahan. Karena bobotnya yang Berat plywood jenis ini banyak juga dipergunakan untuk pembuatan furniture dalam ruangan, bekesting atau papan penahan pengecoran.
Selain  ada juga multiplek yang disebut dengan Triplek Fancy , yang dikenal juga sebagai triplek dekorasi (decorative plywood) , adalah kayu lapis yang memiliki permukaan berasal dari kayu yang memiliki tampilan indah. Permukaan nya bisa berasal dari kayu lokal semisal Jati, Mahoni , Sungkai dan lain lain, atau dari kayu import semisal Red Oak, White Oak, Mapple dan lain sebagai nya. Soal harga, tetu saja lebih mahal dari pada triplek biasa

3. TEABLOCK

Teablock berarti kayu jati. Namun dalam pembahasan ini kayu jati yang dimaksud adalah berupa lembaran. Berdimensi panjang-lebar seperti blockboard dan multipleks, teakwood biasanya untuk melapisi kedua bahan tersebut. Fungsi dari teakwood adalah memberikan corak pada blockboard atau multipleks. Corak teakwood bermacam-macam. Biasanya Teablock dilapiskan pada blockboard yang akan menggunakan finishing melamin, sehingga serat kayu jatinya kelihatan. 
Harganyapun cukup terjangkau sehingga banyak dianjurkan untuk digunakan oleh kebanyakan pengrajin. Akan tetapi jika tidak hati-hati memilih, dalam teakblock dapat dijumpai rongga diantara potongan kayu sehingga tak dapat dipasangi  
paku. 



4. BLOCKBOARD

Blocboard pada umumnya terdiri dari tiga lapisan kayu. Terdiri dari satu lapis lembaran kayu yang dilapis 2 lembar kayu yang lebih tipis. Umumnya lapisan luar blockboard mempunyai tebal antara 0,5-2mm. Lapisan blockboard mempunyai serat yang bermacam-macam, mulai dari serat kayu biasa (umum dikenal dengan tripleks), serat jati (bermacam bentuk serat juga), berlapis melaminto (lapisan putih licin yang biasa digunakan untuk papan tulis yang memakai alat spidol), dan serat-serat lain dengan berbagai corak/motif. Bagian tengah blockboard yang mempunyai dimensi paling besar biasanya menggunakan kayu akasia dan meranti. Karena bentuknya yang solid, bahan blockboard tidak bisa dilengkungkan danjuga 
karena blockboard dari susunan kayu solid maka blokboard tidak dapat dibuat setipis triplek yang bisa mencapai 3mm,ketebalan blockboard berkisar 15mm sampai 3-4cm. 



5. MELAMINTO
Melaminto  adalah bagian dari decorative plywood, yaitu plywood yang dilapisi oleh bahan untuk memperindah penampilannya. Khusus untuk Melaminto bahan pelapisnya terbuat dari campuran polyester dan melamine, yang kemudian diberi pewarna. Standartnya warna dari Melaminto adalah Putih ada juga dipasaran warna warna Hijau muda, Merah Muda, Biru Muda dan Cream, sedangkan untuk warna Hitam dan warna warna lain biasanya adalah pesanan khusus (spesial order). Ketebalan standart dari Melaminto adalah 2 mm dan 3 mm.Kegunaan dari Melaminto diantara lain adalah untuk : pembuatan White Board, sebagai bahan bagian dalam dalam pembuatan lemari atau kitchen set


6. MDF (Medium Density Fiberboard/ kayu lapis dengan berat jenis menengah)

MDF adalah singkatan dari Medium Density Fiberboard (Papan Serat Kayu), dibuat dari serat kayu yang berasal dari kayu keras atau kayu lunak, kemudian di campur lem, lilin serta dicetak dalam mesin cetak yang memiliki temperatur dan tekanan sangat tinggi sehingga menghasilkan MDF yang memiliki tingkat kerapatan (density) bahan baku yang lebih baik dari pada Partikel Board. Karena kerapatannya yang sangat baik MDF banyak dipergunakan sebagai pengganti triplek / multiplek dalam pembuatan furniture dalam ruangan, bahkan dalam pembuatan boks pengeras suara (Loudspeaker) MDF menghasilkan mutu suara yang lebih baik dibandingkan triplek / multiplek. 
Material penyusun struktur inimerupakan material yang lazim digunakan oleh furnitur bermerk yang banyak dijumpai di toko-toko. Harganya cukup terjangkau serta sifatnya yang mudah dibentuk membuatnya menjadi pilihan yang sesuai. Akan tetapi, pada beberapa kasus, MDF tidak mempunyai usia yang cukup panjang dibandingkan dengan material lainnya. Bahan material untuk membuat MDF banyak jenisnya diantaranya adalah kertas. Kekurangan MDF sama dengan partikel, yaitu tidak tahan terhadap air. 

Dan untuk cara perawatan triplek atau kayu lapis, dan juga teknik meluruskan triplek yang bengkok bisa langsung didilihat pada artikel terkait  DISINI