Minggu, 03 April 2016

Jenis genteng metal, baja ringan paling awet & murah dipasaran

Genteng  adalah merupakan salah satu jenis penutup atap yang paling umum digunakan di Indonesia. Genteng berfungsi sebagai pelindung dari panas dan hujan, selain itu tampilan genteng sangat mempengaruhi penampilah sosok sebuah rumah. Semakin mahal genteng yang digunakan, semakin gagah pula kesan sebuah rumah dimata tetangga.
Sedangkan Atap adalah penutup atas suatu bangunan yang melindungi bagian dalam bangunan dari hujan maupun panas. Bentuk atap ada yang datar dan ada yang miring, walaupun datar harus dipikirkan untuk mengalirkan air agar bisa jatuh. Bahan untuk atap bermacam-macam, di antaranya: genting (keramik, beton), seng bergelombang, asbes, maupun semen cor. Adapula atap genteng metal yang sangat ringan, tahan lama, anti karat dan tahan gempa.

Beberapa jenis tumbuhan menghasilkan bahan atap tradisional. Atap sirap, salah satunya dibuat dari kayu ulin alias kayu besi yang dikeping tipis-tipis. Juga daun-daun dari beberapa jenis palma danilalang kerap dirangkai untuk digunakan sebagai atap. Di antaranya dari daun rumbia, kelapa, enau dan nipah.
Beberapa Jenis genteng yang tersedia di masyarakat Indonesia adalah sbb:
  1. Genteng keramik
  2. Genteng Beton
  3. Genteng Metal
  4. Genteng aspal 
  5. Genteng Policarbonat
  6. Genteng Sirap
  7. Genteng Kaca
  8. Genteng tanah liat
  9. Genteng kodok
  10. Asbes
1.GENTENG KERAMIK

Genteng keramik memang memiliki bahan dasar seperti keramik biasa, namum yang membedakan adalah proses finishingnya yang mengalami proses finishing glazur. Untuk kelebihan genteng keramik adalah awen, lebih kuat bahkan bisa menahan beban manusia, serta memiliki warna beragam yang tahan lama dan sistem interlock sehingga mudah untuk mengaitkan.

Genteng ini memiliki warna yang cukup banyak karena pada saat proses finishingnya dilapisi pewarna glazuur pada bagian atasnya. Bahan utama genteng ini adalah keramik. bertumpu pada rangkka kayu atau beton.
Ukuran genteng berdimensi 31×32 cm dengan berat 3 hingga 3,5 kg per buahnya. Genteng ini cocok digunakan untuk rumah jenis apa saja dari tropis, modern, mediterania atau rumah bergaya klasik. Untuk harga Anda perlu mengeluarkan biaya yang lebih besar. Namun dengan kelebihan yang ditawarkan oleh genteng keramik, kepuasan yang didapatkan akan lebih tinggi.

Bahan dasar : Bahan keramik yang dicetak dan dibakar bersamaan dengan proses pewarnaan.
Berat /satuan : Kurang lebih 3000gr - 3,500gr.
Dimensi  : 31cm x 32cm
Per m2 membutuhkan : 14 - 15 genteng keramik.
Harga genteng keramik per m2 : antara Rp.75.000,- hingga Rp180.000,-
Kelebihan :
  • Tahan lama karena bahan dan proses pembuatannya.
  • Warna genteng keramik lebih tahan lama dan bandel.
  • Tidak perlu pengecatan ulang.
  • Tahan akan perubahan musim dan cuaca.
  • Cocok untuk rumah gaya apapun, dengan perpaduan warna yang tepat dengan tembok, akan memperindah rumah anda.
  • Kuat menahan beban manusia jika diinjak pada saat proses pemasangan atau mengganti genteng.
  • Pola penguncian interlock.
Kekurangan :
  • Membangun rumah dengan menggunakan jenis genteng rumah keramik memerlukan dana yang cukup besar, cocok bagi anda yang memiliki budget lumayan. Tetapi dengan kelebihan kelebihan yang ditawarkan genteng keramik, anda akan mendapatkan kepuasan yang lebih.
  • Perlunya ketelitian pada saat proses pemasangan hingga mendapatkan kerapatan yang baik untuk menghindari adanya celah air masuk.
  • Kemiringan atap minimal 30 derajat, agar air hujan bisa mengalir dengan sempurna, selain itu juga agar genteng tidak terlepas saat diterpa angin.
  • Jika sudut kemiringan antara 45 - 60 derajat, diperlukan tambahan bantuan baut ketika proses pemasangan, agar dapat genteng dapat mengunci dengan kuat dan mantap.

2.GENTENG BETON

Genteng beton merupakan genteng berteknologi pembuatan kuno. Genteng ini memiliki bobot yang berat. Sehingga, untuk menampung beratnya, memerlukan rangka kayu yang agak besar. Harga genteng beton sangat murah. Karena berpenampilan kusam dan pilihan warnanya tak banyak, agar terlihat bagus harus dicat genteng khusus, sebagian pemakai sering mengganti genteng beton dengan genteng jenis lain.
Genteng ini terbuat dari beton pracetak yaitu campuran pasir, semen, agregat dan bahan aditif yang di cetak semi kering dengan mesin press hidrolis bertekanan tinggi. Bentuknya ada yang bergelombang dan ada juga yang datar. Bentuk datar muncul seiring dengan gaya arsitektur rumah yang modern dan minimalis sehingga perlu adanya penyesuaian bentuk atap yang lebih sederhana. Berat genteng beton berkisar 4-5 kg per buah dengan dimensi ukuran bervariasi dengan panjang minimum 30cm dan lebar 15 cm.

Bentuk genteng beton datar muncul karena trend rumah yang menggunakan konsep modern dan minimalis sehingga perlu adanya penyesuaian bentuk atap yang lebih elegan dan simpel.

Bahan dasar : Bahan campuran antara pasir, kerikil, semen dan bahan aditif.
Berat /satuan : Kurang lebih 4.000gr - 5.000gr.
Dimensi : bervariasi dengan panjang min 30cm dan lebar 15 cm.
Per m2 membutuhkan : 9 - 10 buah genteng beton.
Harga genteng beton : perbuah Kisaran Rp.2.000,-

Kelebihan :

  • Kuat dan tahan lama karena bahan dan proses pembuatannya.
  • Daya Tahan terhadap tekanan tinggi sehingga tidak mudah goyah saat diterpa angin.
  • Tahan akan perubahan musim dan cuaca.
  • Cocok untuk rumah gaya apapun, dengan perpaduan warna yang tepat dengan tembok, akan memperindah rumah anda.
  • Kuat menahan beban manusia jika diinjak pada saat proses pemasangan atau mengganti genteng.

Kekurangan :

  • Beratnya genteng yang membebani rangka atap.
  • Mudah timbul lumut pada permukaan, pilihlah yang sudah berglasur.
  • Teksturnya kasar.

3.GENTENG METAL
Genteng metal memiliki karakteristik seperti seng yakni berbentuk lembaran. Ukuran genteng ini bervariasi mulai dari panjangnya 1,2m-12m dan lebar antara 60cm-120cm dengan ketebalan 0,3mm. Karena bobotnya lumayan ringan maka pemasangannya memerlukan sekrup.

Pemasangan genteng ini tidak jauh beda dengan genteng dari tanah liat. Lebarnya genteng ini mempercepat waktu pengerjaan sebuah rumah. Nah, teknologi yang dipakai genteng metal lebih baru. Genteng metal terbuat dari pelat baja galvanis, yaitu bahan baja yang dilapisi metal zincalume. 
Genteng jenis ini cocok dipasang di kuda-kuda dengan rangka baja ringan
Karena bobotnya ringan, genteng metal meringankan beban yang dipikul rangka atap. Sayangnya, genteng metal tipis dan ringkih. Alhasil, penginjak genteng ringan harus lebih hati-hati. Agar genteng itu tidak melengkung dan pecah, harus menginjak bagian genteng yang ditopang rangka atap. Walau begitu, genteng metal cukup digemari karena tampilannya trendi dan pilihan warnanya banyak. Genteng metal saat ini tersedia dengan berbagai macam ukuran, warna dan bentuk dengan berat rata-rata 1,6 kg per meter persegi.
Bahan dasar : Terbuat dari bahan baja Zincalume yaitu plat baja galvanis yang dicetak.
Berat Permeter persegi : Kurang lebih 1,6kg.
Harga genteng metal permeter persegi :  Kisaran Rp.75.000,- hingga Rp.150.000,-

Kelebihan :

  • Beban atap yang ringan, jadi dapat menghemat biaya konstruksi rangka atapnya.
  • Hemat material karena bentangan yang lebar.
  • Adanya lapisan anti karat.
  • Mudah, cepat dan praktis pemasangannya.
  • Anti pecah sehingga tidak pelu khawatir bocor.
  • Teknologi dari genteng metal yang tidak menimbulkan panas berlebihan dan tidak mudah terbakar.
  • Tidak perlu pengecatan ulang katena sudah terdapat lapisan anti lumut.

Kekurangan :

  • Tidak kuat jika dipijak.
  • Bunyi berisik saat hujan.
  • Pemasangan tidak rapi akan mengurangi keindahan atap.


4. GENTENG ASPAL
Salah satu jenis atap yang bisa dijadikan pilihan sebagai penutup rumah adalah atap aspal (bitumen), yaitu atap yang memiliki banyak variasi warna seperti warna merah bata, hijau lumut, coklat, dan hitam. Terdapat 2 bentuk model yaitu model datar yang terbaut pada triplek dan bentuk bergelombang yang bibaut pada rangka atap. Bentuknya yang lebar dan ringan membuat atap ini sering dipakai untuk atap pada bangunan tambahan seperti garasi. Pemasangannya pun mudah, hampir sama dengan atap seng. Genteng ini terbuat dari bahan bubuk kertas, serat organik, resin serta aspal. Material tersebut diolah sehingga menghasilkan genteng yang ringan, lentur serta tahan air.


Struktur atap ini biasanya terbuat kayu, beton, maupun baja ringan. Selain bobotnya yang ringan 10,5kg per meter persegi. Atap ASPAL (bitumen) juga kuat dan tidak mudah pecah. Struktur bahan dasar bitumen diproses dengan teknik penekanan dan pemanasan tinggi sehingga atap jenis ini lebih fleksibel, kuat, dan tidak mudah patah. Agar tidak licin, permukaannya diberi lapisan resin dan bertekstur yang fungsinya sebagai pencegah bocor serta rembesan air yang muncul dari badan atap.
Penggunaan genteng aspal belum begitu populer di Indonesia, karena belum banyak yang mengetahui kelebihan jenis genteng ini, juga cara pemasangan-nya yang belum familiar. Padahal sebenarnya cara pemasangan genteng aspal ini sama dengan cara pemasangan genteng sirap, yaitu dari bawah keatas.

Bahan dasar : Terbuat dari bahan bubuk kertas, serat organik, resin serta aspal yang dicetak.
Berat Permeter persegi : Kurang lebih 4kg.
Harga genteng aspal Permeter persegi :  Kisaran Rp.150.000,- hingga Rp.250.000,-

Kelebihan :
  • Beban atap yang ringan, jadi dapat menghemat biaya konstruksi rangka atapnya.
  • Sifat bahan genteng aspal yang tahan air.
  • Lentur, sehingga dapat dengan mudah mengikuti lengkuk dari bangunan atap dengan kemiringan bervariasi mulai dari 22,5 derajat hingga 90 derajat.
  • Mudah dan praktis pemasangannya, tidak menggunakan bahan semen hingga tidak akan terjadi retak rambut yang dapat mengakibatkan rembesan ataupun kebocoran.
  • Tahan api dan terpaan angin.
  • Telah dilapisi lapisan anti jamur dan anti pudar.
  • Memiliki tampilan hasil akhir yang minimalis dan cantik.

Kekurangan :

  • Tidak kuat jika dipijak.
  • Harganya yang relatif mahal. Tetapi dengan kelebihan yang ditawarkan, akan memberi kepuasan lebih.


5.GENTENG POLIKARBONAT
Polycarbonate berbentuk lembaran datar dengan pilihan warna bervariatif dan dijual per roll. Polycarbonate ada dua jenis yaitu polycarbonate rata dengan ronga dan polycarbonate bergelombang tanpa rongga. Polycarbonate biasanya digunakan di garasi,kanopi atau untuk atap tambahan. Harga Polycarbonate tergantung merk dan jenis. Pemasangan polycarbonat untuk rangka kayu menggunakan paku,sedangkan untuk rangka baja menggunakan mur baut.

Tips sederhana memilih kualitas polikarbonat (polycarbonate) adalah dengan menekan kuat dengan jari penampang berongga pada lembaran polikarbonat, jika berkualitas jelek maka konstruksi berongga polikarbonat yang ditekan tadi tidak akan kuat menahan tekanan jari ('penyok'), anda bisa lakukan test ini pada beberapa merk polikarbonat yang berbeda lebih disarankan lagi anda lakukan test ini pada polikarbonat dengan harga yang termahal dan pada harga yang termurah untuk lebih jelas melihat perbedaannya.
Kelebihan :

  • Dapat meredam radiasi matahari
  • Dicetak dalam bentuk lembaran,sehingga mudah bila dipakai di luasan yang besar.
  • Cepat dalam pemasangan
  • Mudah di dapat di pasaran
  • Kedap air
  • Bebas rayap

Kekurangan :

  • Harganya mahal
  • Polycarbonate berongga rentan terhadap jamur dan sulit dibersihkan
  • Tidak tahan lama


6. GENTENG SIRAP
Atap sirap berasal dari kayu ulin yang dikenal juga dengan nama kayu besi atau kayu bulian. Kayu ulin berasal dari daerah Kalimantan dan memiliki ketahanan yang sangat baik terhadap perubahan suhu, kelembaban, dan pengaruh air laut, sehingga banyak dimanfaatkan sebagai bahan bangunan, seperti konstruksi rumah, jembatan, tiang listrik, bantalan kereta api, dan perkapalan.


Bentuk atap sirap biasanya berupa lembaran tipis memanjang yang dihasilkan dari belahan kayu ulin. Atap sirap dari kayu ulin ini berwarna coklat kehitaman. Ukuran 1 lembar atap sirap biasanya (p x l x t) = 58 x 6 x 0,3 dan 58 x 6 x 0,5 (masing-masing dalam satuan cm). Lembaran tipis tersebut dikemas dalam ikatan.
Saat ini pemerintah memperketat perdagangan dan pemanfaatan kayu ulin, sehingga peredaran atap sirap dari kayu ulin sangat berfluktuatif, bahkan terkadang sulit menemukan atap sirap di pasaran. Oleh karena itu kini mulai diproduksi atap sirap dari bahan kayu merbau sebagai alternatif pengganti atap sirap dari kayu ulin. Merbau merupakan salah satu jenis kayu keras dan biasanya dimanfaatkan dalam konstruksi bangunan, jembatan, parket (flooring), pintu dan jendela, dan lain-lain. Berbeda dengan atap sirap ulin, atap sirap merbau ini berwarna coklat kekuningan.
Kelebihan :
  • Bahan cukup ringan 
  • Bersifat isolisasi terhadap panas
Kekurangan :
  • Pemasangannya cukup sulit sehingga biaya yang akan digunakan akan bertambah
  • Bila lembaran sirap belum cukup kering sudah di pasang akan membilut dan berubah bentuk menjadi cekung.


7.GENTENG KACA

mumnya genteng kaca hanya digunakan pada bagian tertentu saja, hanya untuk menghadirkan cahaya alami di dalam hunian. Genteng kaca memiliki kelebihan dari bahannya yang bersifat transparan sehingga dapat memancarkan cahaya matahari alami di dalam rumah serta memiliki kesan modern sehingga cocok bila digunakan untuk rumah bergaya modern. Sedangkan memiliki kelemahan mudah pecah dan bila digunakan secara berlebihan akan mengakibatkan suhu ruangan meningkat.



8.GENTENG TANAH LIAT


Genteng tanah liat paling umum digunakan oleh masyarakat indonesia. Genteng ini terbuat dari tanah liat yang dipress kemudian dibakar namun ada juga yang ditekan / di-press. Genteng tanah liat dipasang dengan kerangka atap miring. Sistem pemasangannya menerapkan sistem inter locking.
Daya tahan genteng jenis ini sangat kuat. Untuk pemasangan, diperlukan teknik pemasangan kunci / kaitan genteng pada rangka penopang. Selain tampilan alami berwarna oranye kecoklatan hingga merah terakota, Anda juga bisa mewarnai genteng tanah liat. Kini, telah tersedia berbagai macam pilihan warna-warni yamg menarik.
Bahan dasar : Tanah liat yang dibakar menggunakan suhu yang tinggi.
Berat Persatuan : Kurang lebih 1,500gr.
Membutuhkan permeter persegi : 25 buah genteng
Harga Genteng Tanahliat : perbuah Rp.1.100,- hingga Rp.1.600,-

Kelebihan :
  • Harga genteng plentong yang relatif murah, jadi cocok untuk anda yang memiliki budget ketat.
  • Beban genteng yang ringan dapat mengurangi beban rangka atap. Berat perbuah genteng plentong adalah 1,5kg.
Kekurangan
  • Mudah berlumut dan berjamur. (Tetapi saat ini sudah banyak yang menyediakan genteng plentong yang berglasur agar terhindar dari lumut ketika musim penghujan).
  • Kurang kuat apabila dipijak.
  • Diperlukan ketelitian pada saat pemasangan reng sehingga tidak terjadi kebocoran di dalam rumah
  • Menggunakan pola pemasangan zig zag dengan sistem sambungan inlock.



9.GENTENG KODOK
Pemberian nama kodok sendiri berasal dari bentuk depan genteng yang melingkar dan menyerupai kodok, jenis genteng ini juga adalah salah satu genteng yang paling sering ditemui di pemukiman di pulau jawa.


Bahan dasar : Tanah liat yang dibakar menggunakan suhu yang tinggi.
Berat Persatuan : Kurang lebih 1,750gr.
Membutuhkan sebanyak permeter persegi : 21 - 25 buah genteng kodok.
Harga genteng kodok :  perbuah antara Rp.1.400,- hingga Rp.1.800,-

Kelebihan :
  • Harga yang relatif murah, jadi cocok untuk anda yang memiliki budget ketat.
  • Beban genteng yang ringan dapat mengurangi beban rangka atap. Berat perbuah genteng kodok adalah 1,75kg.
  • Pola penguncian pada genteng kodok memungkinkan untuk kuat saat dipijak.
Kekurangan :
  • Mudah berlumut dan berjamur.(Tetapi saat ini sudah banyak yang menyediakan genteng kodok yang berglasur agar terhindar dari lumut ketika musim penghujan).
  • Perlunya ketelitian pada saat proses pemasangan hingga hasilnya bisa rapi.
  • Menggunakan pola zig-zag saat pemasangan dengan sistem sambungan interlock (ada celah pengait antar genteng). Pemasangan harus benar-benar tepat untuk menghindari adanya celah air masuk.


10. GENTENG ASBES

Asbestos (selanjutnya akan saya sebut asbes), merupakan gabungan enam mineral silikat alam. Penutup atap dari bahan asbes sangat akrab dengan masyarakat, selain harganya murah dan pemasangannya mudah, karena atap asbes memiliki bobot yang ringan sehingga tidak membutuhkan konstruksi gording yang khusus. Atap asbes dibuat dari campuran semen, agregat halus dan serat/fiber asbestos menjadi fiber semen yang kuat dan bisa dicetak dalam lembaran2 tipis sebagai atas asbes gelombang. 

Kelebihan :
  • Atap jenis lembaran ini umumnya masih dijual di pasaran 
  • Banyak yang menggunakannya dengan berbagai pertimbangan 
  • Lebih murah dibandingkan genting,pemasangan relatif lebih mudah
  • Tidak membutuhkan banyak kayu reng 
  • Tidak mudah bocor
  • Ruangan menjadi sejuk karena sifat asbes yang tidak menyerap panas.
Kekurangan :
  • Menyebabkan penyekit paru-paru
    Hal ini terjadi karena serat asbestos dalam bentuk partikel dalam waktu lama akan mudah lepas dan beterbangan di udara, sehingga bila terhirup penghuninya akan dapat menyebabkan penyakit kanker paru-paru.

Komentar yang baik atau diam!
EmoticonEmoticon